Penghibur lelah…

Posted on 6 Januari 2009. Filed under: Mi-Di | Tags: |

Sebuah pertemuan di siang yang cukup panas. Seorang mahasiswi dengan wajah lesu lunglai tak ada pancaran semangat hidup mendatangi sebuah kost putri tak jauh dari lokasi kampusnya.

enthalah beban berat apa yang ia rasakan dalam pikirannya. Dikost itu ia menemui seorang mantan mahasiswi maklum baru sepekan lalu ia di wisuda.

Benar saja adanya, keluh kesah dan banyak hal yang membuat mahasiswi itu murung diceritakan olehnya kepada si mbak mantan mahasiswi itu. Si mbak mantan mahasiswi itu hanya mendengarkan tanpa menyela sedikitpun cerita itu.
Si mahasiswi itu menceritakan banyak hal tentang keadaannya, keadaan keluarganya, tentang kuliahnya, tentang amanahnya, tentang banyak masalah yang ia hadapi dan tentang cita-cita yang ia ukir selama ini dan terancam hilang bersama semangatnya.

Sayup-sayup terdengar azan ashar, bersumber dari salah satu masjid di komplek kost tersebut. Si mbak mantan mahasiswa itu bergegas dan mengajak si mahasiswi tersebut untuk berwudhu disalah satu keran kamar mandi di kost tersebut. tanpa sebab apapun si mbak mantan mahasiswa itu membungkam wajah si mahasiswi tersebut. dengan susah payah si mahasiswi meronta untuk melepaskan diri dari bungkaman si mbak tersebut.
setelah si mahasiswi berhasil melepaskan diri dari bungkaman tersebut, si mbak mantan mahasiswa itu hanya tersenyum dan tetap diam menuju tempat sholat.

Selepas sholat si mbak mantan mahasiswa itu mendekati si mahasiswi tersebut, tanpa mau peduli dengan kedongkolannya di kejadian tadi.
“Hmmm, bagaimana perasaannya sekarang?” si mbak mulai angkat bicara
si mahasiswi hanya tersenyum kecut.
si mbak tersenyum dan mulai angkat bicara lagi
“Apa yang kamu rasakan saat saya bungkam tadi?”
“Saya sulit bernafas mbak!” dengan nada bicara yang masih tinggi
Si mbak kembali tersenyum
“Apa yang paling kamu inginkan saat an bungkam tadi?”
“ya jelas saya ingin bernafas mbak!” kali ini nadanya lebih tinggi dari sebelumnya dan memalingkan wajah dari si mbak tersebut.
“hmm… adikku sayang jika keinginanmu untuk mencapai cita-citamu seperti keinginanmu untuk bernafas saat kubungkam wajahmu tadi insyaAlloh kamu akan mendapatkan rahasia sukses yang sebenarnya, dan kamu akan mendapatkan solusi dari berbagai hambatan yang kamu hadapi ini untuk menuju sukses” ucap si mbak dengan memegang pundak si mahasiswi tersebut.
serta merta si mahasiswi tersebut memalingkan wajahnya kearah si mbak mantan mahasiswa tersebut dan memeluknya erat-erat.
“mbak…. maafkan aku, aku telah berburuk sangka padamu… terima kasih” ditengah isaknya.

-MEMO-

“SUKSES ITU BUKAN SIAPA ANDA SEKARANG YANG PENTING ADALAH SIAPA ANDA DIMASA MENDATANG”

Make a Comment

Make a Comment: ( 1 so far )

blockquote and a tags work here.

One Response to “Penghibur lelah…”

RSS Feed for Do The Best U Can Do and Be Asa wae Comments RSS Feed

iyah ya, memeng sering kali kita down, tiba2 males, patah semangat,….kalu gitu saya mau datang ke mbak mantan mahasiswi itu…hehe…piss…


Where's The Comment Form?

    About

    Tahun baru… semangat baru… amalan baru… ^_^

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • Komentar-komentar terakhir pada seluruh tulisan dalam RSS
    • Subscribe in Rojo

    Meta

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...